FOTO KENANGAN
Kamis, 25 November 2021
PROFIL PELAJAR PANCASILA
Tujuan Profil Pelajar Pancasila
1. Berakhlak Mulia
Pelajar Pancasila mengerti apa itu moralitas. Menurut Nadiem, Pelajar Pancasila mengerti apa itu keadilan sosial, spiritualitas, punya rasa cinta kepada agama, manusia, dan cinta kepada alam
2. Kreativitas
Menurut Nadiem, Pelajar Pancasila punya kemampuan untuk bukan hanya memecahkan masalah, tetapi untuk menciptakan hal-hal secara pro aktif dan independen untuk menemukan cara-cara lain dan berbeda untuk bisa berinovasi dalam sehari-harinya.
3. Gotong royong
Pelajar Pancasila mengetahui cara gotong royong. Menurut Nadiem, Pelajar Pancasila harus tahu cara berkolaborasi dan bekerjasama sesama muridnya. "Dan pada saat di laut terbuka dengan sesama manusia. Karena tidak akan ada pekerjaan, dan aktivitas yang tidak membutuhkan gotong royong, tak membutuhkan kolaborasi apalagi di era industri 4.0," tambah Nadiem. Kolaborasi, lanjutnya, jauh menjadi lebih penting. Saat ini, kolaborasi sudah menjadi hal yang penting di era Industri 4.0. "Bayangkan (pentingnya kolaborasi) di masa teknologi yang semakin cepat berubah," katanya.
4. Kebhinekaan global
Nadiem menyebutkan kebhinekaan global adalah perasaan menghormati keberagaman. Kebhinekaan global adalah toleransi terhadap perbedaan. "Ini juga artinya dia bisa menerima perbedaan, tanpa rasa judgement, tanpa menghakimi, dan tidak merasa dirinya atau kelompoknya dia lebih baik dari kelompok lain. itu artinya kebhinekaan global. Dan bukan di level Indonesia, sebagai negara mereka tapi juga di tingkat dunia," ujar Nadiem.
5. Bernalar kritis
Bernalar kritis merupakan asesmen kompetensi yang akan diuji oleh Kemendikbud dalam Kebijakan Merdeka Belajar. Adapun bernalar kritis seperti kemampuan beranalisa dan kemampuan memecahkan masalah-masalah yang nyata. "Kemampuan untuk berpikir secara kritis dan menimbang berbagai solusi untuk suatu permasalahan," kata Nadiem.
6 Kemandirian
Pelajar Pancasila harus memiliki kemandirian. Penilaian terkait kemandirian bisa diukur dengan indikator motivasi. "Apakah mereka terdorong dengan motivasi dalam hatinya atau harus terus didorong dari luar. Kemandirian itu bertumpu dari namanya growth mindset, yaitu suatu filsafat bahwa saya bisa menjadi lebih baik, kalau saya terus berusaha sehingga saya ingin terus mencari informasi lebih banyak, saya harus bekerja keras karena saya bisa menjadi lebih baik," tambah Nadiem.
AKSI NYATA MODUL 3.3 PROGRAM PENGELOLAAN YANG BERDAMPAK PADA MURID
Aksi Nyata Modul 3.3.a.10 Program Pengelolaan Yang Berdampak Pada Murid PROGRAM “SABES” SEKOLAH ASRI BEBAS SAMPAH DI SD NEGERI 08 ...