ARTIKEL FORUM BERBAGI
JUDUL : MEWUJUDKAN BUDAYA POSITIF DI KELAS MELALUI TAHAP KESEPAKATAN KELAS MODUL 1.4 A.
MODUL : 1.4.A.10
OLEH : ETIK KRISTIYANTI.S.Pd
A. LATAR BELAKANG
Budaya Positif
adalah Keyakinan dan nilai yang disepakati bersama untuk dilaksanakan, menjadi
kebiasaan bersama dalam jangka waktu yang lama. Di masa pandemi ini banyak
siswa yang kehilangan waktu belajarnya di kelas sehingga banyak budaya atau
kebiasaan positif di kelas maupun di sekolah yang ditinggalkanatau terlupakan.
Melihat dari alasan tersebut maka budaya positif perlu ditumbuhkan lagi di
sekolah. Proses pembelajaran akan berlangsung baik dan memuaskan jika budaya
positif di kelas diterapkan, sekaligus mendidik siswa untuk berperilaku positif
di luar kelas maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. Karena sekolah
merupakan tempat pembentukan karakter siswa. Sesuai makna Pendidikan menurut Ki
Hajar Dewantara “Adapun maksud pendidikan yaitu: menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu agar mereka
sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan
kebahagiaan setinggi-tingginya” (dikutip
dari buku Ki Hajar Dewantara seri 1 pendidikan halaman 20)
B. TUJUAN AKSI NYATA
Adapun tujuan dari aksi nyata adalah :
1. Mewujudkan budaya positif di kelas agar dalam kegiatan pembelajaran di kelas berjalan tertib
2. Agar menimbulkan dan meningkatkan semangat belajar siswa
3. Melatih tanggung jawab dan kedisiplinan siswa agar dimanapun berada, siswa senantiasa melakukan budaya positif
4. Agar menjadi nilai yang patut dicontoh oleh seluruh warga sekolah terutama adik kelas dalam hal melaksanakan budaya positif di kelas maupun di sekolah.
C. DESKRIPSI AKSI NYATA
CGP melihat dan mengamati budaya positif di sekolah perlahan hilang seiring dengan diterapkannya pembelajaran secara daring di masa Pandemi. Sebelum masa Pandemi, setiap siswa datang ke sekolah mereka akan berduyun duyun mencium tangan bapak ibu guru dengan rasa hormat. Kemudian ketika di dalam kelas, tidak akan ada siswa yang membawa HP, mereka akan duduk tenang di belakang meja menunggu bapak/ibu guru membuka pembelajaran. Namun setelah pandemi ada di Indonesia, setelah ada pembelajaran Daring kebiasaan – kebiasaan itu mulai berangsur hilang. Untuk itu tergeraklah hati CGP untuk menumbuhkan kembali budaya positif di kelas. Sebuah budaya yang mereka ciptakan sendiri dan yang mereka lakukan secara Bersama sama. Adapun Langkah langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait ide aksi nyata yang akan di lakukan di sekolah, dengan meminta ijin, saran dan masukan kepala sekolah terkait aksi budaya positif di kelas
2. Berkoordinasi dengan semua guru terkait ide aksi nyata ini, agar diupayakan semua kelas melakukan budaya positif .
3. Berkoordinasi dengan siswa di kelas terkait budaya positif di kelas maupun di sekolah
4. Guru menanyakan kepada siswa tentang tantangan, hambatan, keluhan di kelas maupun di sekolah
5. Guru menanyakan kepada siswa tentang hal apa saja yang diinginkan siswa di kelas barunya nanti, “Kelas Impianku”
6. Siswa mengutarakan budaya positif apa yang akan disepakati untuk dilakukan bersama dalam bentuk kertas tulisan
7. Kemudian kertas hasil pendapat tersebut dijadikan
satu dibuat kata kunci dari setiap pendapat yang ada.
8. Siswa membuat Poster Kesepakatan Kelas
9. Poster yang telah dibuat tersebut ditanda tangani oleh seluruh siswa dan guru. Untuk kemudian ditempel di dinding kelas
D. TOLAK UKUR KEBERHASILAN
1. Dukungan dan motivasi dari kepala Sekolah dan bapak ibu guru bagi siswa akan menjadi magnet tersendiri bagi siswa
2. Kesadaran diri akan perilaku positif di dalam pergaulan atau interaksi dengan teman dan bapak ibu guru
3. Kesepakatan kelas dibuat siswa sendiri maka akan menjadikan tanggung jawab tersendiri bagi siswa untuk melaksanankannya.
E. HASIL AKSI NYATA DAN DOKUMENTASI
1. Koordinasi dengan Kepala sekolah
2. Koordinasi dengan teman guru
3. Proses pembuatan kelas impian, Cara mencapai Kelas impian dan Kesepakatan Kelas