Minggu, 10 April 2022

AKSI NYATA 1.3 VISI GURU PENGGERAK

 

LAPORAN HASIL AKSI NYATA

MODUL 1.3

 

 

PGP – ANGKATAN 4 KAB.OKU TIMUR

ETIK KRISTIYANTI, S.Pd

GURU SD NEGERI 08 MARTAPURA

 

Visi Guru Penggerak “Mewujudkan SDM yang berimtaq berkarakter, cerdas untuk menghadapi tuntutan zaman

Latar Belakang
Pendidikan Guru Penggerak telah memberikan perubahan cara pandang atau paradigma mengenai siapa guru dan murid, dan apa yang diimpikan seorang guru penggerak akan muridnya di masa mendatang. Perubahan visi ini juga harus dilakukan secara nyata dan membutuhkan pendekatan khusus untuk pelaksanaannya. Salah satu pendekatan yang baik adalah menggunakan Appreciative Inquiry (BAGJA).  BAGJA berfokus pada mengapresiasi apa yang sudah baik, segala kekuatan yang sudah ada di sekitar guru dan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan ke depannya. Perlu dilakukan sebuah pemetaan akan semua hal yang berhasil dilakukan sebelumnya serta kekuatan apa saja yang dapat dimanfaatkan.

Namun, perlu diketahui bahwa pada saat kami sedang mempelajari modul 1.3 ini, sekolah tempat saya mengajar sudah dalam masa liburan, sehingga aksi nyata ini akan saya kerjakan di semester baru mendatang.

 

Visi Guru Penggerak

Setelah melakukan perenungan secara mendalam akan apa yang saya impikan bagi murid saya di masa depan, maka saya tiba pada sebuah visi yang berbunyi demikian:

 Mewujudkan SDM yang berimtaq berkarakter, cerdas untuk menghadapi tuntutan zaman"

Visi ini akan menjadi dasar bagi saya menentukan aksi nyata yang akan saya kerjakan bagi murid-murid saya di masa mendatang.

Tujuan Aksi Nyata

 

Dalam aksi nyata ini, tujuan utama saya adalah untuk mewujudkan murid-murid berakhlak, karakter, cerdas, analitis serta menjunjung tinggi budaya lokal Indonesia. Tentunya untuk mencapai seluruh visi secara menyeluruh pasti membutuhkan banyak usaha dan waktu. Sehingga perlu untuk memiliki fokus kecil yang dapat dikerjakan terlebih dahulu.

Murid-murid datang dari berbagai latar belakang budaya dan pengetahuan serta memiliki kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik yang berbeda. Sering kali guru sangat sibuk untuk memperhatikan murid-murid yang sangat ‘terlihat’ dan cenderung mengabaikan murid-murid yang biasa saja karena mereka sudah ‘berjalan’ dengan sendirinya tanpa banyak campur tangan guru. Saya memilih untuk memperhatikan semua murid, bukan hanya yang sangat pintar saja, atau hanya yang bermasalah saja, namun juga mencoba mendalami dan mengenali potensi setiap murid saya.

Kedua, hal yang sangat saya ingin kembangkan adalah menciptakan pembelajaran yang menarik dan melibatkan murid serta pengembangan diri pribadi saya agar dapat mencapainya. Di masa ini, murid-murid kita sudah sangat terekspos dengan teknologi yang sangat tinggi, terutama di kota besar seperti Surabaya. Sehingga bila guru tidak merangkul teknologi dalam pembelajarannya, maka besar kemungkinan murid akan sulit merasa tertarik dan ingin terlibat secara aktif dalam pelajaran. Sehingga sangat penting bagi guru untuk mengembangkan segala pembelajaran yang menarik agar anak tetap melakukan pembelajaran yang efektif.

 

Deskripsi Rencana Aksi Nyata

 

Pertama, untuk rencana aksi nyata ini, saya berencana untuk melakukan pendalaman karakter mengenai semua anak yang akan masuk di kelas saya. Adapun cara yang akan saya tempuh adalah dengan berbincang (wawancara) guruguru yang telah mengajar para murid-murid tersebut sebelumnya. Hal yang ingin ditemukan adalah segala sifat, karakter, kebiasaan dan kekurangan murid-murid tersebut seperti yang diketahui oleh para guru yang bersangkuta. Data-data tersebut akan dipakai untuk menyusun aksi nyata bagaimana untuk memperkuat sifat baik dan keaktifan sang murid. Saya akan juga memiliki logbook (anecdotal record) yang berisi mengenai hal-hal yang terjadi dalam setiap harinya untuk masing-masing anak. Dalam seminggu, masing-masing anak harus minimal diinput sekali mengenai keaktifan dalam kelas, pencapaian, kelakuan dan perkataan baik dan sebagainya. Setiap pencapaian positif akan diberikan sebuah penghargaan yang dapat berupa pujian, konfirmasi bahkan hadiah. Ini bertujuan agar semua murid dapat merasa dihargai atas segala pencapaian yang sudah dikerjakan dan semakin semangat untuk lebih baik lagi.

Kedua, selama masa liburan ini saya sedang mengoleksi berbagai macam metode, permainan, aplikasi digital (terutama yang melibatkan teknologi internet) yang bisa saya gunakan dalam pembelajaran di semester depan. Saya juga sedang merancang RPP yang melibatkan murid sehingga murid bukan hanya secara pasif mengikuti pembelajaran dan guru yang aktif, melainkan sebaliknya. Guru hanya menjadi fasilitator pembelajaran yang mengarahkan anak menuju sebuah pemahaman konsep dsb, namun anak yang secara aktif terlibat dalam semua proses pembelajaran sehingga mereka menemukan sendiri pemahaman konsep tersebut melalui semua kegiatan yang dikerjakan di dalam kelas. Beberapa aplikasi yang telah saya gunakan sebelumnya meliputi Kahoot, Quizziz, Bamboozle, FlipGrid, NearPod, Padlet, dan lainnya.

Hasil Aksi Nyata

Saat ini hasilnya belum dapat saya sampaikan di sini. Besar harapan saya bahwa semua usaha tersebut dapat membuat murid-murid semakin semangat belajar dan merasa tergerak untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Perasaan dihargai akan membuat mereka semakin percaya diri. Percaya diri akan membuat mereka tertantang untuk mencoba sesuatu yang baru dan berbeda, sehingga setiap anak akan mendapatkan manfaat dari program ini. 

 

Tahapan Aksi Nyata

 

A. Tahapan Perencanaan

Menyusun Rencana dan komunikasi dengan Kepala Sekolah, berkolaborasi dan mengoptimalkan seluruh kekuatan untuk mencapai visi


 B. Tahapan Pelaksanaan

1. Mewujudkan siswa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

- Derdoa sebelum dan sesudak pembelajaran

- Kegiatan Literasi

- Melaksanakan upacara bendera

- senyum, sapa, salam, sopan dan santun

- Menjaga Kebersihan lingkungan

 





2. Mewujudkan siswa yang berkarakter

- memberikan teladan bagi siswa

-Mengajarkan  ilai-nilai moral setiap pembelajaran

- mengajarkan kejujuran dan terbuka pada kesalahan

- memberikan kesempatan kepada siswa belajar menjadi pemimpin

 

     


3. Mewujudkan murid yang cerdas


Siswa yang sempurna perkembangan akal budinya untuk berfikir, mengerti dan memaknai baik itu intelektual maupun emosional. Di SDN 08 Martapura boleh memilih ekstrakurikulernya ada pramuka (wajib), Olah raga seni musik dan tari.

c. Tahapan Refleksi

Masih banyak kekurangan dalam aksi nyata ini. Visi tidak mungkin terwujud hanya dengan sekali aksi nyata, akan tetapi perlu aksi yang berkelanjutan, konsisten dan tanggung jawab sereta keterlibatan seluruh elemen sekolah sebagai sumber kekuatan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKSI NYATA MODUL 3.3 PROGRAM PENGELOLAAN YANG BERDAMPAK PADA MURID

  Aksi Nyata Modul 3.3.a.10 Program Pengelolaan Yang Berdampak Pada Murid PROGRAM “SABES” SEKOLAH ASRI BEBAS SAMPAH   DI SD NEGERI 08 ...